Monday 6th of February 2023 05:55:57 AM
Cover Berita

GUNA MENGEMBANGKAN SDM HIMPUNAN MAHASISWA PETERNAKAN MELAKUKAN KUNJUNGAN INDUSTRI

Palangka Raya, Minggu (30/10/2022) Himpunan Mahasiswa Peternakan Universitas Palangka Raya (HIMAPET–UPR) yang diinisiasi pengurus Departemen UMKM didampingi Wakil Ketua HIMAPET beserta perwakilan dari beberapa anggota Departemen lain melaksanakan Kunjungan Industri ke Kelompok Usaha Tampung Parei yang memproduksi olahan makanan ringan dari Hasil Perikanan di sekitaran Jekan Raya, Palangka Raya. 

Kunjungan Industri merupakan salah satu inovasi dari Departemen UMKM guna mengenalkan ke Mahasiswa Peternakan terkait dunia wirausaha, harapannya melalui kegiatan ini mahasiswa dapat memiliki inovasi usaha untuk di kembangkan, sehingga dari kegiatan ini menjadi bekal dalam menjalankan usaha, Ungkap Juhriyansah selaku PJ Kunjungan Industri.

Andre Bernard Damanik, selaku Wakil Ketua Himapet menyampaikan bahwa program studi peternakan merupakan salah satu prodi dari Fakultas Peternakan Universitas Palangka Raya yang saat ini terus melakukan beberapa inovasi guna meningkatkan minat dan mengembangkan terkhususnya Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang nantinya diharapkan dapat menangkap peluang potensi lokal di bidang wirausaha.

Andre  sebagai Wakil Ketua Menyerahkan Sertifikat Aspirasi kepada Ketua Kelompok Tampung Parei

Andre  sebagai Wakil Ketua Menyerahkan Sertifikat Aspirasi kepada Ketua Kelompok Tampung Parei

Ibu Yuliatma selaku Pelaku Usaha, Menyampaikan Kelompok Usaha Tampung Parei ini awalnya dimulai perseorangan melalui produk yang beliau hasilkan ialah makanan ringan berupa keripik dari  ikan saluang dan awalnya beliau hanya bekerja sebagai penjaga kantin di Fakultas FISIP Universitas Palangka Raya. Beliau mulai mencoba membuat olahan tersebut karena tertarik dengan ragam kuliner dan mulai mengangkat olahan terkait ikan lokal yang sebelumnya belum mendapat perhatian di pasaran. Beliau mencoba menjalankan usaha setelah melakukan beberapa kali percobaan olahan ikan saluang tersebut bermodalkan uang 200 ribu.

Usaha yang dilakukan beliau dibantu temannya terkait packaging yang baik saat ingin diperjualkan. Dibantu temannya beliau mencoba membuat olahan keripik saluang dimulai dari 10 pack hingga akhirnya terus berkembang. Usaha beliau dibuat dengan niat memperkenalkan olahan yang dapat menjadi ciri khas dari kalimantan tengah. Saat ini Tampung Parei sudah mendapati penghargaan dari banyak dinas serta kelembagaan.

Awalnya ibu Yuliatma mengolah beberapa olahan lain saat ada kesempatan seperti abon dari ayam. Namun, saat ini beliau befokus pada olahan dari perikanan terkait kontrak yang berjalan dengan dinas perikanan. Selain untuk memperkenalkan olahan di kalimantan Tengah, Tampung Parei dicetuskan oleh bu Yuliatma guna membantu pihak-pihak terkait untuk membantu sedikit akan ekonominya. Juga, selain daripada bidang ekonomi Tampung Parei juga beberapa kali terlibat dalan kegiatan Magang hingga PKL dari mahasiswa Perikanan UPR. “Kedepannya, saya harap mahasiswa perikanan dapat membantu suplai bahan untuk ikan-ikannya, mengingat saat ini belum ada yang menjadi suplai khusus untuk industri ini. Saya sudah sempat berbincang dengan Pemerintah Kota Palangka Raya (Pemkot) hingga Pemerintah Daerah Provinsi KalimantanTengah (Pemda) terkait hal ini. Karena untuk hilirnya, saya sudah bisa menjalankan olahan dari ikan ini tapi dari hulu nya (bahan utama yakni suplai ikan) belum ada.” Ungkap Beliau saat sesi tanya jawab oleh pihak HIMAPET.

Diharapkan dari diadakannya kegiatan kunjungan ini dapat memancing ide-ide baru terkait sharing-sharing pengalaman berwirausaha yang telah sampaikan oleh beliau. Tutup Ibu Yuliatma.

Juhriyansah Founder Yamyum Menyerahkan Produk Mahasiswa ke Ketua

Juhriyansah Founder Yamyum Menyerahkan Produk Mahasiswa ke Ketua

Salah satu Pengurus Departemen UMKM mewakili Mahasiswa Peternakan Universitas Palangka Raya saat ini tengah mengembangkan Usaha Yamyum dengan Produk utamanya yaitu Pangsit Isi Daging Ayam, melalui usaha ini harapannya dapat menularkan usaha-usaha baru yang dapat di kembangkan Mahasiswa Peternakan yang mana Hasil Ternak memliki peluang yang cukup menarik untuk dikembangkan selain menjadi wadah untuk mengembangkan diri dalam berwirausaha juga ikut berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan konsumsi daging ayam di Kota Palangka Raya. Tutup Juhriyansah.